Keuntungan SQL Plus dan PLSQL
SQL *PLUS dipergunakan untuk mengakses Oracle Database Server. Untuk
mengakses server dibuat sebuah service yang mengarahkan client ke server
terlebih dahulu (Database Alias). Tahapan untuk membuat service tersebut
sebagai berikut :
1. Pada dialog diatas diberi service name TPRAKTIKUM. Klik next
2. Pilih protocol yang menghubungkan antara client dengan server. Pada
kesempatan ini untuk menghunbungkan client ke server mempergunakan
protocol TCP/IP. Berikutnya klik Next.
3. Pada field Host Name masukkan nama host name atau alamat IP address
server ORACLE, misalnya nt5. Klik Next
4. Pada menu field Database SID, pada layar System IDentifier, masukkan
nama database SID, misalnya lab4. Berikunya klik Next.
5. Untuk mencoba service name yang sudah dibuat, perlu dilakukan testing.
Klik tombol Test Service, dan akan menuju layar testing.
6. Pada layar Conection Test masukkan username dan password. Silahkan
masukkan Username scott dan Password tiger, klik tombol test, maka akan
ditampilkan respon server. Jika sukses akan ada komentar ….successful..
jika gagal akan muncul komentar bahwa service yang dibuat gagal.
Setelah Service Name dibuat, kini masuk kedalam SQL *PLUS untuk mengakses
database server.
Buka SQL *PLUS dari menu StartÆProgramÆOralce-OraHome81Æ
Aplication DevelopmentÆSQL PLUS.
Akan muncul dialog SQL plus sebagai berikut :
Masukkan pada User Name system, password manager dan Host String dengan
service name yang sudah dibuat tadi (TPRAKTIKUM).
• Integrasi
– Memungkinkan Aplikasi dan Oracle Server menggunakan Library yang dapat digunakan bersama-sama dalam bentuk stored procedure
– Peningkatan Kinerja
– Penggunaan PL/SQL, memungkinkan pengiriman perintah secara blok dalam satu perintah yang secara drastis dapat menurunkan trafik jaringan
– Modular. Bentuk modular memungkinkan banyak kemudahan yang dapat diperoleh
– Portable. PL/SQL adalah sarana yang asli dimiliki oleh Oracle Server, artinya, program PL/SQL dapat dengan mudah dipindahkan dari satu Oracle Server ke Oracle Server lainnya, meskipun dengan OS atau platform yang berbeda.
– Dapat mendeklarasikan Variable
– Dapat berupa Variable, Constant, Cursor dan Exception
– Penggunaan variable/identifier sangat memudahkan dalam membuat suatu perintah. Misalkan untuk membaca hasil suatu perintah SELECT untuk diproses dan hasilnya digunakan untuk melakukan proses lainnya
– Dapat menggunakan Struktur Kontrol :LOOP, FOR, WHILE
– Dapat menangani Error
– Error bisa dihasilkan/dibangkitkan oleh Oracle
– Server atau bisa dibangkitkan sendiri dengan sengaja
– Untuk mengantisipasi berbagai hal yang barangkali sulit untuk ditangani secara langsung menggunakan kontrol program

Tidak ada komentar:
Posting Komentar